Kemenhut dan BRIN Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Kolaborasi Riset Kehutanan dan Lingkungan

SHARE

Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi riset dan inovasi di bidang kehutanan dan lingkungan hidup. Penandatanganan berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, di Ruang Rapat Hasjrul Harahap, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Nota Kesepahaman tersebut menjadi landasan kerja sama dalam pemanfaatan riset dan inovasi untuk mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan atas keterlibatan aktif dalam identifikasi gelondongan kayu yang terbawa hanyut akibat musibah banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Identifikasi tersebut dinilai penting sebagai bahan pendukung bagi Bareskrim, sekaligus mencerminkan sinergi nyata antar-lembaga dalam penanganan persoalan kehutanan dan lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Arif Satria juga menegaskan komitmen BRIN untuk mendorong kolaborasi riset yang lebih luas, khususnya terkait pengelolaan dan perlindungan satwa liar, sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem hutan Indonesia.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, PhD., menyampaikan harapannya agar Nota Kesepahaman ini dapat menjadi wadah kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan antara Kemenhut dan BRIN. Ia menegaskan bahwa sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung program-program prioritas Presiden, terutama yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan, lingkungan hidup, dan kehutanan berbasis sains.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Kementerian Kehutanan dan BRIN. Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (P2HB) turut hadir dalam kegiatan tersebut, diwakili langsung oleh Gun Gun Hidayat, PhD., Kepala P2HB, sebagai bentuk komitmen aktif dalam mendukung kolaborasi riset kehutanan yang aplikatif dan berdampak nyata.

Sejalan dengan kerja sama tersebut, P2HB telah menjalin kolaborasi dengan BRIN melalui Platform TKMH Kehutanan yang berperan sebagai jembatan pengetahuan dalam mempercepat diseminasi hasil riset dan inovasi kehutanan kepada para pemangku kepentingan.

Melalui Nota Kesepahaman ini, Kementerian Kehutanan dan BRIN berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor guna mewujudkan pengelolaan hutan Indonesia yang lestari, berbasis riset, dan berorientasi pada masa depan.