Jakarta, 19 Januari 2026 – Kepala Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (P2HB), Gun Gun Hidayat, PhD menghadiri Kick-off Meeting Forum Komunikasi Riset dan Inovasi (FKRI) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Gedung BJ Habibie, Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala P2HB didampingi oleh Kepala Bidang Perencanaan dan Formulasi Pengembangan Hutan Berkelanjuta serta Sekretariat Technical Knowledge Management Hub (TKMH) Kehutanan, sebagai bentuk komitmen P2HB dalam memperkuat peran TKMH Kehutanan sebagai simpul integrasi pengetahuan, riset, dan inovasi di sektor kehutanan.
Kick-off Meeting FKRI 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi, integrasi, dan sinkronisasi riset dan inovasi antar kementerian/lembaga, memastikan hasil penelitian relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional, serta mendukung pembuatan kebijakan berbasis IPTEK.
Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, dalam sambutannya menekankan bahwa FKRI menjadi wadah penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, dan membangun keselarasan antar aktor dalam ekosistem riset dan inovasi. Transformasi BRIN diarahkan tidak hanya pada penguatan kapasitas kelembagaan riset, tetapi juga pada peningkatan pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk mendukung prioritas pembangunan nasional.
“FKRI akan menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi kebutuhan kajian kebijakan, riset, dan inovasi secara kolaboratif, menghindari duplikasi riset, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan memastikan agenda riset dan inovasi nasional menjawab prioritas pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Arif Satria.
Sejalan dengan pengembangan TKMH Kehutanan, kehadiran P2HB dalam forum ini menegaskan komitmen P2HB untuk mendorong integrasi riset kehutanan dengan agenda pembangunan nasional. FKRI menjadi sarana penting bagi P2HB dan TKMH Kehutanan untuk memastikan hasil riset dan inovasi benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat dan mendukung pengembangan hutan berkelanjutan.
Melalui forum ini, P2HB berpartisipasi aktif dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, dan memastikan kebijakan pembangunan nasional berbasis IPTEK yang berorientasi pada keberlanjutan.